Pendistribusian BSU di Boven Digoel Lewat Kantor Pos

Boven Digoel – Pendistribusian Kontribusi Bantuan Gaji (BSU) untuk tenaga honorer di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, ditegaskan dilaksanakan lewat Kantor Pos. Beberapa yang menerima faedah disuruh untuk segera bertandang ke kantor pos dengan bawa Kartu Pertanda Warga (KTP) dan kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk cairkan kontribusi itu.

Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Boven Digoel, Pilemon Metemko, menerangkan jika proses pencairan ini adalah hasil koordinir di antara faksinya dengan BPJS Ketenagakerjaan. Awalnya, sebelumnya sempat diperkirakan jika pendistribusian dilaksanakan lewat transfer langsung ke rekening masing-masing yang menerima.

Tetapi, sesudah pertimbangkan beberapa faktor tehnis dan efisiensi, metode pendistribusian diarahkan ke Kantor Pos.

“Awalannya memang direncanakan lewat transfer rekening, tetapi karena pemikiran, dan untuk pastikan kontribusi diterima secara langsung oleh yang berkaitan, karena itu pendistribusian dilaksanakan lewat kantor pos sama sesuai instruksi dari BPJS Ketenagakerjaan,” tutur Pilemon, Selasa (8/7/2025).

Pilemon menambah, jika metode pendistribusian lewat Kantor Pos dipandang lebih ringkas, terutama di daerah-daerah yang masih belum seutuhnya dapat dijangkau service perbankan. Disamping itu, mekanisme ini memungkinkannya klarifikasi langsung ke yang menerima, hingga kurangi dampak negatif penyimpangan atau pencairan double.

Dia menghimbau ke semua tenaga honorer yang sudah dipastikan sebagai yang menerima BSU agar selekasnya bertandang ke kantor pos paling dekat. Mereka disuruh bawa document yang diperlukan seperti KTP dan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sebagai persyaratan pencairan.

“Ini penting supaya kontribusi dapat selekasnya diterima dan tidak menimbun di masa datang. Kami mengingati supaya yang tiba ke kantor pos ialah betul-betul yang menerima faedah, untuk menghindar dari kesalahan,” sambungnya.

Pilemon mengingati jika BSU adalah kontribusi dari pemerintahan pusat yang mempunyai tujuan untuk mengurangi beban ekonomi tenaga honorer. Khususnya di tengah-tengah keadaan ekonomi yang masih belum seutuhnya sembuh.

Karenanya, dia mengharap semua proses pendistribusian bisa berjalan mulus, teratur, dan pas target.

“Kami mengharap warga, terutama beberapa tenaga honorer, dapat pahami proses ini dan ikuti instruksi yang telah diputuskan. Ini ialah bentuk perhatian pemerintahan ke mereka yang sudah lama berbakti, dan perlu disokong bersama supaya realisasinya sukses,” katanya.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *