Kabupaten Boven Digoel Mengalami Kemarau Basah

Boven Digoel: Walaupun Indonesia pada umumnya lagi ada dalam musim kemarau, daerah Boven Digoel malah alami peristiwa kemarau basah. Yaitu musim kemarau yang tetap diselipin hujan dengan intensif menengah sampai tinggi.

Forecaster BMKG Boven Digoel, Eka Alfred Sagala menerangkan jika kemarau basah adalah keadaan di mana hujan masih tetap terjadi walaupun semestinya adalah masa kering. Dianya menyorot karakter khusus daerah Boven Digoel yang termasuk dalam kelompok non-zonal musim (non-sum) yang tidak begitu terpengaruhi oleh skema musim kemarau atau musim penghujan seperti wilayah lain di Indonesia.

“Daerah ini benar-benar terpengaruhi oleh faktor lokal, seperti arahnya angin, tutupan awan, dan keadaan topography. Oleh karenanya, memprediksikan cuaca di Boven Digoel sangat melawan,” terang Eka, Senin (14/7/2025)..

Keadaan cuaca yang lebih cepat berbeda ini berpengaruh secara langsung pada bidang transportasi udara. Di mana dengan keadaan ini mengakibatkan wilayah daerah Papua jarang-jarang dilaksanakan penerbangan malam karena peralihan cuaca yang tidak pasti.

“Di Papua, termasuk Boven Digoel, tidak ada penerbangan malam. Semua penerbangan stop di siang atau sore hari karena peralihan cuaca yang berlebihan,” sambungnya.

Berdasar analitis mode cuaca (dasarian pertama Juli), curahan hujan di Boven Digoel terdaftar ada dalam kelompok menengah sampai tinggi. Maknanya, kekuatan hujan masih tetap ada tiap hari di dalam 10 hari di depan, walau ada pada musim kemarau.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *