Boven Digoel: Pemerintahan Kabupaten Boven Digoel memandang keutamaan penerapan doa bersama, menjelang PSU Pemilihan kepala daerah. Ini sebagai sisi dari usaha religius untuk mensukseskan kontestasi politik itu.
Penegasan ini dikatakan Bupati Boven Digoel lewat Pendamping II Sekretariat Wilayah, Fahrudin Isnanto, waktu mendatangi Rapat Koordinir Distribusi Logistik PSU. Menurut Fahrudin, selainnya penyiapan tehnis dan logistik, faktor religius perlu mendapatkan ruangan dalam penerapan PSU.
Dia menyebutkan, dalam tiap jadwal penting pemerintah, termasuk acara pesta demokrasi, semua pihak pantas memprioritaskan doa, sebagai permintaan pelindungan ke Tuhan Yang Maha Esa.
“Dalam beberapa hal besar semacam ini, kita bukan hanya memercayakan usaha keras, tapi juga perlu kemampuan doa. Oleh karena itu, kami menggerakkan supaya penerapan doa bersama menjadi sisi dari penyiapan PSU,” tutur Fahrudin, Rabu (16/7/2025).
Dia menghimbau supaya pelaksana pemilu, baik KPUD atau Bawaslu, bisa merajut koordinir dengan beberapa tokoh agama. Ini untuk mengadakan doa bersama dengan lintasi agama.
Menurut dia, doa dapat dilakukan dengan serempak atau dilaksanakan lewat balkon keagamaan di setiap rumah beribadah, sama sesuai kepercayaan dan langkah umat masing-masing.
“Doa dapat dilaksanakan bersama-sama di satu tempat, atau diserukan lewat aktivitas keagamaan di dalam rumah beribadah masing-masing. Yang terpenting ada semangat bersama, jika penerapan PSU ini kita berikan dalam pelindungan Tuhan,” jelasnya.
Pemerintahan mengharap, lewat kemampuan doa dan koordinir yang bagus antara seluruh pihak. PSU Pemilihan kepala daerah di Boven Digoel bisa berjalan aman, damai, dan hasilkan pimpinan yang resmi dan diterima oleh semua kalangan masyarakat.