Dampak dari Efesiensi Bujet Wilayah, berpengaruh pada servis pemerintahan ke warga Boven Digoel, Ini diutarakan kepala Dinas Kependudukan dan Pendataan Sipil Kabupaten Boven Digoel Paskalis Amote saat dijumpai di ruangan kerjanya tempo hari.
Disebutkan Amote, karena ada efesiensi bujet, dan penerapan Pengambilan Suara Kembali PSU, di Boven Digoel, berpengaruh pada beberapa program favorit Dinas Dukcapil seperti servis pembikinan Document pemilikan warga seperti, Kartu Pertanda Warga, dan document yang lain turut terhalang.
Selanjutnya dia berkata,karena ada hal itu, Dinas Dukcapil sekarang ini memutuskan untuk konsentrasi servis di dalam kantor, katimbang beberapa tahun awalnya, di mana servis e-KTP atau document yang lain, memiliki sifat jemput bola, pengertian. Dinas Dukcapil langsung turun ke Kampung-kampung dan Area untuk memberi servis ke warga.
“Jadi saati ini kita konsentrasi servis di dalam kantor, karena bujet kita tahun ini benar-benar terbatas . Maka warga yang ingin membuat KTP atau data diri yang lain dapat segera ke kantor,”bebernya.
Kepala Disdukcapil katakan, sampai sekarang ini, banyak document atau data diri dari warga yang perlu di benahi, dimulai dari KTP, Kartu Keluarga dan lain-lain, pasalnya sampai sekarang ini, Kabupaten Boven Digoel telah masuk ke propinsi Papua selatan, karena itu sendirinya KTP atau Kartu Keluarga otomatis harus di ubah., iya mengharap supaya tahun depannya servis di kampung-kampung dan Area bisa dilaksanakan. “Dikampung- daerah ada KTP dan KK yang masi pakai Propinsi Papua, bukan Propinsi Papua Selatan, untuk dirubah karena itu harus ke kantor, tapi warga terhalang dengan ongkos transportasi yang mahal. Tapi jika kita kerjakan servis secara langsung ke warga pasti ini akan kurangi beban dari warga,”bebernya.